![]() |
| IDN Times |
Mendengar adanya kisruh Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan PB Djarum yang berbuntut penghentian audisi umum beasiswa bulutangkis mulai 2020 nanti membuat atlet bulutangkis senior Hendra Setiawan kecewa.
"Kalau dihentikan sangat disayangkan. Djarum itu sudah dari tahun berapa sudah audisi dan dari sana banyak bibit-bibit atlet yang bagus," kata Hendra Setiawan saat ditemui di Pelatnas Cipayung, Senin (9/9).
Nyatanya tudingan ini sudah dimulai sejak 2006, KPAI mengganggap ada eksplotasi terselubung di dalam program pencarian bibit bulutangkis itu. Menurut mereka, eksploitas itu lewat penyematan merek di atribut yang dipakai anak-anak peserta audisi.
"Jadi kalau jika audisi dihentikan, bibit-bibit yang ada ini mau ke mana. Jadi sangat disayangkan jika benar-benar dihentikan audisinya," ujar Hendra.
Sejak bersentuhan dengan bulutangkis, PB Djarum banyak mengorbitkan nama-nama atlet penting bagi Indonesia. Dari ribuan atlet yang pernah dibina PB Djarum itu, 11 di antaranya pernah mengharumkan nama Indonesia di ajang Olimpiade dengan medali yang mereka dapatkaan. Di antaranya seperti Liliyana Natsir.
Sumber: Akurat.co

Tidak ada komentar:
Posting Komentar