![]() |
| Sumber gambar; Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan | AKURAT.CO/Yohanes Antonius |
Perihal Virus Corona atau Covid-19, kebijakan Ganjil Genap yang diberlakukan di 25 ruas jalan di Ibu Kota untuk semantara dihapus. Kebijakan ini dihapus langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Dilansir dari laman Akurat, penghapusan ini diberikan agar masyarakat dapat dengan leluasa menggunakan kendaraan pribadi. Sebab pengguna angkutan massal akan membuat risiko penyebaran yang lebih besar.
“Kita akan menghapuskan atau mencabut sementara kebijakan Ganjil Genap di seluruh kawasan Jakarta sehingga masyarakat bisa memilih moda transportasi yang lebih minim resiko penularan (corona)," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (24/3/2020).
Berbeda dengan kebijakan lain, seperti penutupan tempat wisata atau meliburkan sekolah yang hanya berjangka waktu dua minggu, penghapusan sementara kebijakan Ganjil Genap diberlakukan hingga waktu yang tak ditentukan.
“Ini tidak diberlakukan dua minggu, tetapi kita cabut sementara dan akan diberlakukan lagi ketika kondisi sudah terkontrol,” tegasnya.
Bahkan sebelumnya, Anies sudah memutuskan sejumlah kebijakan untuk menangkal penyebaran Corona di Jakarta. Selain menutup sementara tempat wisata dan semua tingkatan sekolah se- Jakarta, Anies juga memberikan himbauan lisan kepada masyarakat Jakarta.
Himbauan tersebut diantaranya adalah meminta penundaan untuk rencana mudik, arisan, pengajian atau resepsi pernikahan serta meminta masyarakat mengurangi kegiatan diluar rumah.
Sumber: Akurat.co

Tidak ada komentar:
Posting Komentar