Minggu, 16 Februari 2020

Melawan Polisi, Pencuri Kendaraan Bermotor Ini Langsung Ditembak Mati

Hasil gambar untuk ditembak
Sumber Gambar: Google.com

Akibat kabur saat hendak ditangkap, seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor akhirnya ditembak mati oleh Personel Kepolisian Resor Kapuas, Kalimantan Tengah.

Seperti yang dilansir dari laman Akurat, penembakan terhadap pelaku bernama Mulyadi (49) dilakukan di kediamannya Jalan Lintas Mareh Aruk, Dusun Mareh, Desa Lawang Kajang, Kecamatan Timpah ini kemudian dibenarkan oleh Kapolres Kapuas AKBP Esa Estu Utama melalui Kasat Reskrim Polres Kapuas AKP Sony Rizky Anugrah.

“Saat akan ditangkap, pelaku melakukan perlawanan dengan cara menyiram bensin ke arah petugas dan membacok petugas dengan mandau (senjata khas suku Dayak-red),”katanya di Kuala Kapuas, Minggu (16/2/2020).

Saat itu pelaku tidak mau menyerah, dan petugas kemudian meminta bantuan tokoh masyarakat setempat untuk melakukan negosiasi. Namun pelaku tidak menghiraukan dan tetap melakukan perlawanan.

"Akhirnya petugas gabungan melakukan upaya tindakan paksa dengan cara memecahkan kaca jendela kamar, tetapi pelaku tetap menyiram bensin ke arah petugas,” katanya.

Kemudian, kata dia, pelaku melarikan diri melalui pintu belakang dan kembali melakukan perlawanan menggunakan mandau dengan cara menebas ke arah petugas dan mengenai satu personel Polsek Mantangai yakni Bripka Dony Nager.

“Akibat kejadian tersebut, petugas melakukan tindakan tegas dengan menembak pelaku, namun pelaku tetap melarikan diri. Saat petugas melakukan pencarian sekitar 100 meter dari rumah, ditemukan pelaku dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

Di rumah pelaku, polisi menemukan tiga kendaraan bermotor, 15 telepon seluler, tiga butir peluru amunisi aktif, dan barang bukti lainnya yang diduga hasil tindak pindana kejahatan yang dilakukan oleh pelaku.

“Pelaku ini DPO (Daftar Pencarian Orang) residivis. Pelaku ini terlibat dalam tindak kejahatan di wilayah Kecamatan Mantangai dan Timpah," kata Sony.

Sementara itu, Bripka Dony yang mengalami luka bacok di bagian punggung langsung dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya. Sedangkan jasad pelaku Mulyadi dibawa petugas ke Rumah Sakit Doris Silvanus Palangka Raya untuk dilakukan autopsi.

Sumber: Akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar