Jumat, 18 Januari 2019

Mary Oliver, Sang Sastrawan Kondang Yang Meninggal Dunia Diusia 83 Tahun

Hasil gambar untuk sastrawan mary oliver
Sumber: akurat.co

Kamis (17/1), Mary Oliver, seorang penyair senior penerima penghargaan Pulitzer meninggal pada usia 83 tahun di rumahnya di Hobe Sound, Florida. Limfoma adalah penyakit yang menyebabkan kematiannya.

Oliver sendiri tinggal di Mapple Hill, pinggiran Cleveland. Menulis puisi menjadi pelariannya sejak dulu dari keluarganya yang disfungsional.

Oliver sendiri pernah memenangkan penghargaan Pulitzer pada 1984 untuk American Primitive dan penghargaan National Book pada 1992 untuk New and Selected Poems. Pada tahun 1998, ia menerima penghargaan Lannan Lliterary untuk pencapaian seumur hidup. Buku-buku puisi terakhirnya antara lain White Pine, West Wind, dan Devosi Antologi, yang dirilis pada 2017.

Sebagai salah seorang penulis, Oliver sendiri telah menciptakan lebih dari 15 koleksi puisi dan esai. Namun sebenarnya sebagian besar karyanya bertema kekaguman terhadap alam, keserakahan, kehancuran, dan kejahatan manusia lainnya.

Ia juga sempat mengenyam pendidikan di Universitas Negeri Ohio dan Universitas Vassar, namun tidak menamatkan keduanya. Ia juga pernah mengajar di Universitas Case Westerns Reserve dan Universitas Bennington.

Tulisan-tulisan Oliver banyak menceritakan tentang kefanaan dunia, tetapi tetap mengandung semangat dan ungkapan syukur di dalamnya. Dalam karyanya yang berjudul "Ketika Kematian Datang", bahkan ia berharap bahwa di akhir kehidupan dia bisa melihat ke belakang dan melihat dirinya sebagai pengantin yang menikahi 'kekaguman'.


Sumber: akurat.co 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar