Jumat, 18 Januari 2019

Adanya Celah Bisnis Penghubng Kota Dan Desa Kini Ada Rumah Sahabat Desa

Hasil gambar untuk Rumah Sahabat Desa

Dengan adanya Rumah Sahabat Desa (RSD) yang baru-baru ini hadir dan tersebar di 12 kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah sangatlah membantu warga. Program yang diinisiasi oleh perusahaan Danarta Saudara Sejahtera ini diklaim unggul dalam persoalan pendekatan dengan warga lokal. Sehingga RSD berperan sebagai jembatan dari para mitranya dengan warga lokal.

Terkait dengan mitra, saat ini mereka telah bekerja sama dengan salah satu program bank BCA yaitu Laku Pandai. Yang kemudian RSD mempayungi program yang menyediakan layanan tabungan berbasis digital, mulai dari pendaftaran hingga transaksi tanpa biaya administrasi.

Namun secara fisik, RSD telah berdiri sejak 2015. Artinya, RSD ini telah mendirikan sebuah kantor operasional atau disebut dengan basecamp di Kuningan, Jawa Barat. Sekarang, di 12 kota telah didirikan basecampguna kegiatan operasional maupun kegiatan masyarakat.

Pelayanan tabungan berbasis digital ini menggunakan konsep sistem keagenan. Para agen yang memang telah terpilih dapat langsung terhubung dengan data-data pelayanan dan logistik melalui situs rumahsahabatdesa.com.

Selain itu, RSD juga mengembangkan layanan baru yaitu Warung Desa. Layanan yang baru diluncurkan juga masih berbasis website yaitu warungdesa.co.id. Di dalam situs itu, terdapat fitur transaksi digital seperti pembayaran PLN, BPJS dan voucher pulsa. Pembayarannya pun akan didukung dengan uang elektronik buatan RSD disebut Orkes (Our Cash).

Langkah tersebut memang ditujukan untuk peningkatan transaksi dari setiap desa agar pergerakan ekonominya tumbuh secara masif.

"Asuransinya pun nanti ada yang spesifik untuk mikro. Seperti warisan buat toko, ada buat kecelakaan, kita lagi cari juga asuransi motor, handphone, jadi masyarakat itu bisa memilih banyak. Kita buat ekosistem di sini," jelasnya.

Dengan demikian, Rumah Sahabat Desa masih menjadi program yang kini masih 'merangkak' dalam membangun jaringan dan berekspansi ke kabupaten lain. Fokus kedepannya, Aaron mengatakan website RSD akan menjadi aplikasi serba ada dari berbagai layanan yang ada di kota. 

Sebagai penghubung, Aaron menuturkan berfokus pada aspek ekonomi dengan memperhatikan aspek sosial, budaya dan teknologi.

"Aplikasinya akan menjadi super app. Jadi untuk menghubungkan desa ke kota, kota ke desa dapat diakses dari aplikasi. Apa pun layanan yang mau masuk ke desa, bisa kita hubungkan (ke warga)," tuturnya.

Dengan demikian, Rumah Sahabat Desa masih menjadi program yang kini masih 'merangkak' dalam membangun jaringan dan berekspasnsi ke kabupaten lain. Investasi yang ia gelontorkan untuk pengembangan IT senilai Rp1,5 miliar. 

Fokus kedepannya, Aaron mengatakan website RSD akan menjadi aplikasi serba ada dari berbagai layanan yang ada di kota. Sebagai penghubung, Aaron menuturkan berfokus pada aspek ekonomi dengan memperhatikan aspek sosial, budaya dan teknologi. 

"Aplikasinya akan menjadi super app. Jadi untuk menghubungkan desa ke kota, kota ke desa dapat diakses dari aplikasi. Apa pun layanan yang mau masuk ke desa, bisa kita hubungkan (ke warga)," tuturnya. 


Sumber: akurat.co 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar